salam damai selalu,
pagi menjelang siang ini, sungguh hal yang sedikit menyedihkan bagiku
biasalah, ga jauh-jauh masalah keduniaan.
Berawal dari niat tulus, aku nelepon mama,
karena badai Sandy yang sedang mampir di sana.
Bersyukur banget kalo di tempat mama hanya angin yang kencangm tidak disertai banjir.
Setelah sedikit lega, beralihlah pembicaraan kami ke arah lain,
mama cerita kalau si A sudah kaya raya sekarang, nasibnya bagus, karena anaknya sukses dan membelikannya rumah mewah .. bla bla bla..
si B juga sekarang udah kaya raya, sekarang pindah ke Muara Karang, beli rumah yang milyaran rupiah dan bla bla bla
si C, juga sering tour keluar negri, karena anaknya sukses dan memanjakannya
..
tebaklah, aku hanya bisa terpelongo mendengarnya.. HHHH
lagi-lagi itu..lagi-lagi itu..
mau sampe kapan menceritakan ttg hal-hal duniawi ?
sementara aku hanyalah seorang cleaning service, dan ga punya apa-apa buat mamaku
betapa sedihnya..iya kan ?
akhirnya, kututup pembicaraan kami dengan perasaan kacau balau.
kemudian, aku ada tugas mengantarkan barang ke daerah Nusa Loka
sepanjang jalan, dengan mengendarai motor bututku, aku nelangsa
memikirkan nasibku, rasanya hina banget ya.
mengapa ya aku ga dilahirkan jadi anak org kaya
mengapa ya aku ga kaya-kaya sekarang
kalo kaya, kan bisa membuat mamaku bahagia
bisa belikan tas senilai puluhan juta, bisa beliin rumah mewah,,
HHH.. airmataku terus nongkrong di pelupuk mata, hadeww.. perih deh rasanya,..
akhirnya aku sampe di kantor, kemudian mengeluarkan makan siang yang kubawa dari rumah.
setelah slesai makan, temanku telepon, dan tanpa sengaja aku bilang hari ini aku sedih.
Biasa, masalah dengan mamaku, tentang keduniawian, begitulah adanya antara mama dan akum ga jauh-jauh ceritanya tentang uang, kekayaan, kesuksesan, dan sejenisnya.. Temanku bilang, ga usah sedih, biasa mamak-mamak kan emang gitu. HHHH.. tapi aku ga mau kayak gitu ah, dan sepertinya sampe saat ini pun aku ga kek gitu, ga pernah milih teman, mau pemulung, mau dia artis, mau pejabat, sama aza di hadapanku, semua punya kelbihan dan semua punya kekurangan. Tidak ada yang lebih baik antara satu dengan yang lain, semua sama bagiku.
Nah, kemudian, aku baca-baca blog spiritual, dan pas membaca karangan Thubten Chodron tentang kebahagiaan dan penderitaan, membuatku sadar, dan mengerti. HHHH, bodohnya akuuuuu...
bahagia dan sedih itu kan adanya di dalam, aku yang buat sendiri
ngapain aku sampai sedih karena hal yang berasal dari luar, sampe sampe aku kecewa ama mamaku..
mengapa aku harus minta orang mengerti dan memahamiku, bukankah harusnya aku yang mengerti dan memahami org lain, dengan cara menyadari semua itu hanya semu belaka. Dan tidak usah terpengaruh oleh hal-hal di luar diriku. Selama merasa jadi cleaning service ini aku bahagia selama ini dan ga pernah kekurangan, terlebih ga pernah kekurangan udara buat bernafas dan air untuk minum, maka aku patut merasa sudah kaya melebihi kriteria kaya yang dibuat orang. iya ga ???
akhirnya aku lega, ah, aku ini memang bodoh..
Terima kasih kepada semesta yang segera membantu memberikan kesadaran kepadaku akan apa yang kualami ini. Aku sebenarnya sudah bahagia, karena bahagiaku ada di dalam dan berasal dari dalam diriku, aku bahagia melayani suami dan anak-anakku, aku bahagia bisa melayani komunitasku, aku bahagia walau sebagai seorang yang miskin aku masih selalu memikirkan org2 yg kekurangan yang lebih membutuhkan dariku, pokoknya aku bahagia, dan ga mau sedih lagi. Hal-hal di luar ga akan lagi membuatku ga berarti, aku akan berusaha ga menyalahkan hal-hal di luar diriku, aku akan terus membangun jiwaku supaya lebih bersih dan lebih bersih lagi.
salam apa adanya, pembacaku terkasih..
.. (^_^) ,,
Rabu, 31 Oktober 2012
Kamis, 18 Oktober 2012
Manipulasi demi gratifikasi
Salam damaiku selalu, pembaca terkasih..
hari ini kita melanjutkan kisah hidupku yang penuh warna pelangi ya
kemaren-kemaren, kisah balitaku berakhir sampai saat pertama masuk SD kelas 1 ya
waktu itu kan, aku pernah nangis di hari pertama karena tidak bisa membaca huruf
dan nangisnya ga yang keras-keras kayak balita zaman sekarang ya
HHHHH, ya,,karena memang kan waktu kecil, aku ini tabah.. jdi nangisnya sambil terisak2 aza
hari berikutnya di kelas satu SD, perlahan-lahan, ada semacam niat kuat dalam diriku tuk bisa memahami pelajaran yang diberikan ibu guru. Nah, semester pertama terima rapor, aku mendapatkan rangking 20. Saat itu jelas aza ga paham buat apa ada rangking. Belajar dan terus belajar sambil bermain tentunya, aku menikmati sekali.Tibalah saat semester kenaikan kelas, saat pembagian rapor, ternyata rangkingku ada di angka 6. Wah, seakan tak percaya, aku berlari penuh rasa haru dan memeluk papa, sambil memperlihatkan raporku. Terlihat senyum bahagia di balik kumis papa. Saat itu rasanya sangat menakjubkan, aku ingat sekali saat itu, papa mengelus kepalaku tanpa berkata sepatah katapun.
Dan kemudian aku naik ke kelas 2, di mana waktu itu mama sudah tidak mengantar kami ke sekolah, biasanya mama yang anter dan drop kami di sekolah, kemudian mama pulang dan sore harinya papa yang jemput. Namun kali ini setelah setahun lalu lalang. rumah dan sekolah, akhirnya aku dan abangku Wandy berangkat tanpa orangtua, waktu itu ongkos bemo per kepala Rp. 25, murah ya ? Setiap hari aku dan abang diberi uang jajan Rp. 100 termasuk ongkos pulang pergi naik bemo. Ada satu kisah luarbiasa saat duduk di bangku kelas 2, entah itu dikatakan tragis, memiluka, memalukan atau apalah, aku benar2 tidak mengerti waktu itu. Sebulan setelah mengikuti pelajaran di kelas 2, suatu hari ada anak baru namanya Anna yang diperkenalkan bu guru kepada kami.
Ternyata Anna ini seorng anak yang sangat jenius, sangat pandai, luarbiasa. Semua pelajaran yang diberikan guru, dapat dihapalkan luarkepala, sampai ke titik dan koma, bayangkan. Misalnya ada pelajaran yang harus kami catat dan dijadikan pekerjaan rumah, maka saat diminta maju ke depan, semua soal dan jawaban bisa disebutkan luarkepala. Kami sangat takjub dan semua guru sangat menyayanginya. Kebetulan, aku duduk tepat di bangku belakang Anna. Nah, waktu itu sedang trend pensil yang seperti pulpen, yang bisa diklik klik gitu. Pas waktu itu papa membelikanku satu pensil dan ternyata saat di kelas, pensil Anna persis sama dengan punyaku. Lalu aku bialng ke Anna, sambil memperlihatkan pensil kami yang sama, terlihat wajah Anna datar saja, tidak ada reaksi apapun.
Keesokan hari seperti biasa, proses belajar di kelas, saat aku mengeluarkan pensilku, langsung direbut Anna, sambil dia memasang muka marah. Anna mengatakan bahwa pensil yang kupegang adalah pensilnya, aku telah mengambil pensilnya. Waduh, betapa kagetnya diriku, saat itu juga aku meminta teman sebangkuku Rosyanti namanya untuk menjadi saksi bahwa kemaren dia melihat kalo pensil kami sama, kan. Namun, aku kurang beruntung saat itu, karena Ros tidak mengiyakan, hanya mengatakan tidak tau. Dan Anna mengancam akan melaporkan ke bu guru jika aku telah mencuri pensilnya. Bayangkan saya, betapa goncang batinku saat itu, saat dituduh sebagai seorang pencuri. Tanpa ingin memperkeruh masalah, kuserahkan pensilku kepada Anna. Dan sejak itu, gairah belajarku hilang, rasanya sangat tertekan, di kelas, aku hanya tidur dan memilih duduk di bangku paling belakang, paling pojok, di mana tidak terlihat oleh guru.
Di benakku saat itu, aku ini pencuri, dan aku tidak berani mengadukan perasaanku pada orangtuaku. Karena aku tidak mau menambah kesusahan mereka.
Kemudian, naik ke kelas 3, suasana hatiku mulai membaik, karena telah melewati liburan selama sebulan di desa kelahiran papa di Perbaungan. Dan guru wali kelas kami ibu Ernawati Ginting pun terlihat agak keibuan dan baik hati. Semester pertama, aku masih berada di rangking 10 besar, terus belajar dan belajar. Hingga saat hampir ujian kenaikan kelas, tiba2 saja, salah satu teman kelasku yang notabene orang kaya, namanya Lisa. terkena usus buntu dan dibawa operasi ke Singapore. Kalo ga salah, ada satu dua mata pelajaran yang tidak diikutinya. Setelah beberapa minggu, tibalah saat pembagian rapor, satu persatu kami dipanggil ke depan. Aku ada dinomer 7, dan kulihat rangking 7 ku ada bekas coretan dari angka 5, entah mengapa, langsung kuingat2 siapa yang ada di posisi 5, ternyata Lisa, si anak orang kaya yang habis operasi di Singapore. Sehari sebelumnya, kulihat memang Lisa membawakan oleh-oleh buat bu guru Ernawati. Dan kemudian aku menuju ke bangku nya Lisa dan meminjam buku rapor nya, ternyata rangking 7 yang ada di dia dicoret jadi 5, dan kulihat penjumlahan rata-rata rapor ku lebih tinggi darinya. Seketika itu kembali aku terpukul. Bayangkan saja, anak umur 10 tahun, mengalami tekanan dan penipuan hanya karena si bu guru diberikan gratifikasi oleh anak orang kaya, sehingga ketidakadilan yang kuterima.
Waktu itu tentu saja aku tidak bisa berbuat apa-apa, hanya kupendam sendiri, dan sejak saat itu, segala kebaikan bu guru hilang di mataku, selama ini, ibu guru yang kukagumi karena kehangatan dan kesabarannya luluh sudah..
sekian dulu ya, sahabatku..
kali lain akan kuceritakan kembali langkah-langkah yang telah kulalui hingga menjadi damai seperti saat ini.
salam apa adanya dalam pelangi semesta
,, (^_^) ,,
hari ini kita melanjutkan kisah hidupku yang penuh warna pelangi ya
kemaren-kemaren, kisah balitaku berakhir sampai saat pertama masuk SD kelas 1 ya
waktu itu kan, aku pernah nangis di hari pertama karena tidak bisa membaca huruf
dan nangisnya ga yang keras-keras kayak balita zaman sekarang ya
HHHHH, ya,,karena memang kan waktu kecil, aku ini tabah.. jdi nangisnya sambil terisak2 aza
hari berikutnya di kelas satu SD, perlahan-lahan, ada semacam niat kuat dalam diriku tuk bisa memahami pelajaran yang diberikan ibu guru. Nah, semester pertama terima rapor, aku mendapatkan rangking 20. Saat itu jelas aza ga paham buat apa ada rangking. Belajar dan terus belajar sambil bermain tentunya, aku menikmati sekali.Tibalah saat semester kenaikan kelas, saat pembagian rapor, ternyata rangkingku ada di angka 6. Wah, seakan tak percaya, aku berlari penuh rasa haru dan memeluk papa, sambil memperlihatkan raporku. Terlihat senyum bahagia di balik kumis papa. Saat itu rasanya sangat menakjubkan, aku ingat sekali saat itu, papa mengelus kepalaku tanpa berkata sepatah katapun.
Dan kemudian aku naik ke kelas 2, di mana waktu itu mama sudah tidak mengantar kami ke sekolah, biasanya mama yang anter dan drop kami di sekolah, kemudian mama pulang dan sore harinya papa yang jemput. Namun kali ini setelah setahun lalu lalang. rumah dan sekolah, akhirnya aku dan abangku Wandy berangkat tanpa orangtua, waktu itu ongkos bemo per kepala Rp. 25, murah ya ? Setiap hari aku dan abang diberi uang jajan Rp. 100 termasuk ongkos pulang pergi naik bemo. Ada satu kisah luarbiasa saat duduk di bangku kelas 2, entah itu dikatakan tragis, memiluka, memalukan atau apalah, aku benar2 tidak mengerti waktu itu. Sebulan setelah mengikuti pelajaran di kelas 2, suatu hari ada anak baru namanya Anna yang diperkenalkan bu guru kepada kami.
Ternyata Anna ini seorng anak yang sangat jenius, sangat pandai, luarbiasa. Semua pelajaran yang diberikan guru, dapat dihapalkan luarkepala, sampai ke titik dan koma, bayangkan. Misalnya ada pelajaran yang harus kami catat dan dijadikan pekerjaan rumah, maka saat diminta maju ke depan, semua soal dan jawaban bisa disebutkan luarkepala. Kami sangat takjub dan semua guru sangat menyayanginya. Kebetulan, aku duduk tepat di bangku belakang Anna. Nah, waktu itu sedang trend pensil yang seperti pulpen, yang bisa diklik klik gitu. Pas waktu itu papa membelikanku satu pensil dan ternyata saat di kelas, pensil Anna persis sama dengan punyaku. Lalu aku bialng ke Anna, sambil memperlihatkan pensil kami yang sama, terlihat wajah Anna datar saja, tidak ada reaksi apapun.
Keesokan hari seperti biasa, proses belajar di kelas, saat aku mengeluarkan pensilku, langsung direbut Anna, sambil dia memasang muka marah. Anna mengatakan bahwa pensil yang kupegang adalah pensilnya, aku telah mengambil pensilnya. Waduh, betapa kagetnya diriku, saat itu juga aku meminta teman sebangkuku Rosyanti namanya untuk menjadi saksi bahwa kemaren dia melihat kalo pensil kami sama, kan. Namun, aku kurang beruntung saat itu, karena Ros tidak mengiyakan, hanya mengatakan tidak tau. Dan Anna mengancam akan melaporkan ke bu guru jika aku telah mencuri pensilnya. Bayangkan saya, betapa goncang batinku saat itu, saat dituduh sebagai seorang pencuri. Tanpa ingin memperkeruh masalah, kuserahkan pensilku kepada Anna. Dan sejak itu, gairah belajarku hilang, rasanya sangat tertekan, di kelas, aku hanya tidur dan memilih duduk di bangku paling belakang, paling pojok, di mana tidak terlihat oleh guru.
Di benakku saat itu, aku ini pencuri, dan aku tidak berani mengadukan perasaanku pada orangtuaku. Karena aku tidak mau menambah kesusahan mereka.
Kemudian, naik ke kelas 3, suasana hatiku mulai membaik, karena telah melewati liburan selama sebulan di desa kelahiran papa di Perbaungan. Dan guru wali kelas kami ibu Ernawati Ginting pun terlihat agak keibuan dan baik hati. Semester pertama, aku masih berada di rangking 10 besar, terus belajar dan belajar. Hingga saat hampir ujian kenaikan kelas, tiba2 saja, salah satu teman kelasku yang notabene orang kaya, namanya Lisa. terkena usus buntu dan dibawa operasi ke Singapore. Kalo ga salah, ada satu dua mata pelajaran yang tidak diikutinya. Setelah beberapa minggu, tibalah saat pembagian rapor, satu persatu kami dipanggil ke depan. Aku ada dinomer 7, dan kulihat rangking 7 ku ada bekas coretan dari angka 5, entah mengapa, langsung kuingat2 siapa yang ada di posisi 5, ternyata Lisa, si anak orang kaya yang habis operasi di Singapore. Sehari sebelumnya, kulihat memang Lisa membawakan oleh-oleh buat bu guru Ernawati. Dan kemudian aku menuju ke bangku nya Lisa dan meminjam buku rapor nya, ternyata rangking 7 yang ada di dia dicoret jadi 5, dan kulihat penjumlahan rata-rata rapor ku lebih tinggi darinya. Seketika itu kembali aku terpukul. Bayangkan saja, anak umur 10 tahun, mengalami tekanan dan penipuan hanya karena si bu guru diberikan gratifikasi oleh anak orang kaya, sehingga ketidakadilan yang kuterima.
Waktu itu tentu saja aku tidak bisa berbuat apa-apa, hanya kupendam sendiri, dan sejak saat itu, segala kebaikan bu guru hilang di mataku, selama ini, ibu guru yang kukagumi karena kehangatan dan kesabarannya luluh sudah..
sekian dulu ya, sahabatku..
kali lain akan kuceritakan kembali langkah-langkah yang telah kulalui hingga menjadi damai seperti saat ini.
salam apa adanya dalam pelangi semesta
,, (^_^) ,,
Rabu, 22 Agustus 2012
Aku si balita tabah
Salam bahagia slalu,
Rasanya udah
hampir 3 tahun aku punya blog..
Tapi perasaan,
isinya kurang rasa ya.. (^^)
Pas duduk-duduk
tadi, akhirnya kuputuskan untuk memulai sesuatu
Mulai saat ini,
detik ini..
Aku akan berusaha
menyajikan kisah hidupku apa adanya
Jadi kalo
diibaratkan, seperti sebuah buku harian..
Aku akan berusaha
berbagi kisah apa yang telah kualami..
Bagaimana aku
bisa sampai dan masih bernafas hari ini (^_^)
Semoga pembaca
yang berkunjung ke blog ini..
Dapat ikut
merasakan berbagai perasaanku, entah itu manis maupun pahit
Semua adalah
proses yang telah kujalani selama ini..
Selamat mengikuti
episode demi episode ya..
Namaku Huang Shu
Shu.. itu aslinya ya.. terlahir di hari anak 40 tahun yang lalu
Kisah kelahiranku
ini sangat unik sebenarnya,,
Adalah masa-masa
itu, keadaan orangtuaku sangatlah memprihatinkan.
Mereka tinggal di
sebuah tempat kost yang sangat sederhana, saat mengandungku itu, mama juga sedang menyusui abangku
Andy.
Beberapa tahun
yang lalu, mamaku pernah menceritakan bahwa, sebenarnya kelahiranku ini
tidaklah diharapkan, alias tak terduga. Ditengah keadaan ekonomi dan situasi
politik yang tidak nyaman, mama mengetahui dirinya mengandung lagi saat sudah
memasuki usia kandungan 5 bulan. Selama ini ternyata, mama telah seringkali
melakukan pembatalan terhadap pembuahan di rahimnya, jdi kalo dihitung2,
mungkin aku ini anak yang ke sekian belas. (^_^)
Proses kelahiranku
dibantu seorng bidan, dan sangatlah rumit, sehingga menyebabkan trauma mendalam
bagi mama untuk memiliki keturunan berikutnya. Karena trauma melahirkan diriku,
kemudian mamapun memutuskan steril, yang kebetulan saat itu ada program KB
gratis, salah satunya adalah steril pembuahan bagi rahim wanita.
Sebenarnya kehidupan
mama semasa muda juga sangat menyedihkan, di mana saat usia 13 tahun, beliau
telah ditinggal wafat ibundanya tercinta, sehingga mereka hampir tidak pernah
merasakan kasih sayang seorang ibu, yang kebetulan pun sejak nenek meninggal,
kakek tidak lagi pernah menikah. Kakekku adalah seorang tukang kayu, membuat
perabotan rumah tangga.Demikian sekilas informasinya (^_^)
Kembali lagi ke
cerita tentang diriku ya, nah, ternyata, kata mama, aku ini ga suka minum susu, jadi sejak 5 bulan
terlahir ke dunia ini, minumnya hanya air putih dan teh manis saja.. keren juga
ya. Nah, waktu terus berlalu, hingga saat usiaku menginjak sekitar 3-4 tahun,
kedua orangtuaku merantau ke ibukota, yang kebetulan pamanku, adek mama, menjadi
manajer yang sukses kehidupannya di ibukota ini. Namun mama papa tetap saja kos
di tempat sederhana sambil terus mencari kerja untuk bertahan hidup. Demikian susahnya
kehidupan kami, sampai-sampai setiap hari harus minta tolong ke warung nasi
agar pembayaran makanan boleh belakang hari. Saat itu harga sepiring nasi plus
kuah sayur asem Rp. 25.
Dan yang luarbiasa, kata mama, aku ini tidak pernah
rewel semasa kecil. Salah satu anak yang tabah dan ga nyusahin orangtua. Coba bayangkan,
setiap hari makan hanya sekali, cukup jam 11 siang makan nasi plus sayur asem,
sampe keesokan hari, aku tidak pernah nangis kelaparan atau apapun yang bisa
membuat gelisah orangtuaku. Dan hal ini baru saja kuketahui 5 tahun terakhir
ini..
Saat aku tau bahwa
aku ini sangat sabar, kuucapkan puji syukur kepada Sang Maha Tunggal, pemelihara
semesta alam ini, betapa bahagianya aku bisa terlahir dengan sebuah kepribadian
yang sederhana dan luarbiasa buat takaran seorang balita.. sungguh luarbiasa
rasanya, pembacaku.. aku sungguh merasa sangat terberkati terlahir ke dunia
ini, walau dalam kondisi yang apa adanya.. (^^)
Ah, mungkin ada
di antara pembaca yang menganggapku besar kepala, namun sebaliknya yang
kurasakan hanya berkat luarbiasa, tidak lebih dari itu dan tidak ada yang lain.
Demikianlah kemudian hari demi hari kami jalani, hingga akhirnya papa mama
memutuskan kembali lagi ke daerah meninggalkan kerasnya ibukota. Saat itu
usiaku 6 tahun, dan kami menumpang tinggal dan hidup di rumah kakek, bersama
beberapa keluarga yang lain. Aku ingat, kami tidur di atas loteng yang gelap,
di bawah atap seng, karena memang hanya di sana tempat yang memungkinkan di rumah kakek. Semua ruangan di rumah sudah ditempati saudara2 mamaku yang juga sudah berkeluarga, kalo tidak salah ada 4 keluarga di rumah kakekku itu. Tidak pernah
aku rewel maupun nangis, aku hanya diam dan ke mana-mana hanya mengekor mamaku
saja. Beberapa waktu lamanya aku tinggal di sana, dan suatu hari, pas akan
menyebrang ke lapangan bola, entah mengapa, sebuah vespa menghantamku, sehingga
tubuh mungilku terlempar dan aku pingsan seketika. Mama yang sedang berdiri di depan pintu
berteriak histeris. Aku tidak ingat siapa yang menggendongku ke dalam rumah,
meletakkanku di atas kursi, hingga aku sadar kembali. Saat itu dari hidungku
bercucuran darah, dan sejak itu, hingga 20 tahun kemudian, aku selalu mengalami
mimisan, secara tiba-tiba, entah itu kala keadaan dingin, atau sedang bermain
atau saat panas terik, maka selalu ada darah mengalir dari hidungku..
Setahun kemudian,
kakek menjual rumah yang di tempatinya, dan mama pun mendapatkan bagian dari
penjualan rumah, sehingga kami bisa membeli sebuah rumah sederhana ukuran 4 x 9
m di daerah pinggiran kota. Waktu itu harga rumah Rp. 500.000.
Saat itu usiaku
dah hampir 7 tahun dan saatnya masuk sekolah dasar. Waktu itu mama
mendaftarkanku pada sekolah terbaik di daerahku, sebuah sekolah Katolik dengan
iuran sekolah yang tergolong mahal, karena keadaan ekonomi papa yang pas-pasan,
jatah sekolahku masuk sore hari bersama abangku Andy.
Jadi SD kami itu ada 3,
SD 1 dan 3 itu sekolah pagi, buat anak2 orang kaya dan mampu, sedangkan sekolahnya mulai siang hingga sore, dan
diperuntukkan kalangan menengah ke bawah. Ini jelas kok, sudah kuperhatikan
kondisi teman2 ku saat itu. Biasanya para anak orang kaya, mereka rata2 mampu
masuk Taman Kanak2 sebelum memasuki sekolah dasar, sementara bagi kami, cukup
langsung saja masuk ke SD nya. Jadi kebayang kan, aku ini belum mengenal huruf
samasekali.
Kejadian hari
pertama masuk sekolah, aku memakai baju merah marun pemberian tanteku,
berhubung badanku yang tinggi besar, maka aku di tempatkan bu guru di barisan
paling belakang.
Nah, aku ingat
sekali, saat bu guru memperkenalkan diri, kemudian berjalan menuju masing2
kami, sambil bertanya, apakah ada yang telah mengenal huruf. Saat bu guru
bertanya padaku sambil memegang penggaris kayu yang panjang, entah mengapa aku
langsung menangis. Bu guru menuliskan huruf A di papan tulis, dan aku
samasekali ga tau itu huruf apa.. dan ibu guru bertanya dengan nada tinggi
mengapa aku menangis??, dan aku hanya sesugukkan tidak bisa menjawab. Itulah pengalaman
hari pertamaku di kelas, hanya sekitar 2 jam kalo tidak salah ingat. Kemudian saat
dibubarkan kelasnya, aku berlari kencang ke arah papa dan memeluk beliau dengan
erat sambil terus mengeluarkan airmata. Papa bertanya mengapa aku menangis,
namun aku hanya diam dan diam saja. HHHH... seru ya ???
Segini dulu ya,
pembacaku yang kukasihi..
Besok akan kulanjutkan
lagi kisah hidupku ini..
Terima kasih telah mampir dan menyempatkan
diri membaca tulisan ini ya
salam pelangi nusantara
(^_^)
Sabtu, 07 April 2012
Tulus tetap jawara
Salam pelangi nusantara kita,
ada 4 deklarasi yang kusaksikan, 3 lewat live streaming dan satu lagi kuhadiri langsung.
dan tebaklan, kawanku, tetap kurasakan hingga saat ini, belum ada yang mampu memenangkan rasa kebersamaan kami dalam segala kesederhanaan yang dibangun dengan segala setulusan.
cerita apa sih in ???
pasti ada yang bertanya-tanya bukan?
jadi, begini, pembacaku terkasih,
seperti beberapa bulan yang lalu, pernah kuceritakan tentang deklarasi daerah kami yang penuh semangat perjuangan dalam membangun kembali nilai-nilai luhur berbudi pekerja dalam kearifan lokal di nusantara ini, di mana saat itu aku sempat merasakan sangat sederhananya kami dibandingkan dengan daerah lain yang menyelenggarakan deklarasi di tempat mewah, hotel berbintang lima.
Saat kuikuti, tenyata memang Tuhan itu Maha Adil, dalam segala kemewahan deklarasi di daerah lain, tdak kutemukan sebuah spirit kebersamaan dan ketulusan, yang terlihat adalah kaku dan dingin, tanpa kesan apapun. Sampai saat ini, masih kunilai, bahwa acara yang kami selenggarakan dalam kesederhanaan deklarasi daerah kami tetap yang terbaik dan sangat berkesan, sangat mengharukan, sangat membangkitkan semangat tuk berbakti bagi nusa bangsa dengan mengorbankan jiwa dan harta kami.
ternyata ..
jelas kulihat, bahwa kemewahan yang ditampilkan orang-orang, terkadang menghilangkan makna yang ada, dan kesederhanaan yang kami tampilkan, yang mendapat cemooh satu dua pihak, karena ketidakcanggihan IT dan sempitnya tempat, ternyata justru kesederhanaan itu yang menghasilkan sesuatu yang luarbiasa hebat.
Aku tetap ingin menjadi jawara di nusantara ini, tetap kami ingin menjadi yang terbaik, walau banyak pihak yang selalu mencari-cari kelemahan kami. Mereka lupa bahwa Tuhan itu Maha Adil, Tuhan Maha segalanya.. (^_^)
Ah..
tumpah sudah unek-unek ini,
segala rasa syukur yang kunikmati detik demi detik
rasa nasionalisku sebagai warga Indonesia yang menggelora..
ketulusan tetap akan menjadi jawara, di manapun berada..
salam damai selalu ya
maap banget kalo tulisannya agak ga berasa.. HHH..
tetap semangat ya..
,, (^_^) ,,
ada 4 deklarasi yang kusaksikan, 3 lewat live streaming dan satu lagi kuhadiri langsung.
dan tebaklan, kawanku, tetap kurasakan hingga saat ini, belum ada yang mampu memenangkan rasa kebersamaan kami dalam segala kesederhanaan yang dibangun dengan segala setulusan.
cerita apa sih in ???
pasti ada yang bertanya-tanya bukan?
jadi, begini, pembacaku terkasih,
seperti beberapa bulan yang lalu, pernah kuceritakan tentang deklarasi daerah kami yang penuh semangat perjuangan dalam membangun kembali nilai-nilai luhur berbudi pekerja dalam kearifan lokal di nusantara ini, di mana saat itu aku sempat merasakan sangat sederhananya kami dibandingkan dengan daerah lain yang menyelenggarakan deklarasi di tempat mewah, hotel berbintang lima.
Saat kuikuti, tenyata memang Tuhan itu Maha Adil, dalam segala kemewahan deklarasi di daerah lain, tdak kutemukan sebuah spirit kebersamaan dan ketulusan, yang terlihat adalah kaku dan dingin, tanpa kesan apapun. Sampai saat ini, masih kunilai, bahwa acara yang kami selenggarakan dalam kesederhanaan deklarasi daerah kami tetap yang terbaik dan sangat berkesan, sangat mengharukan, sangat membangkitkan semangat tuk berbakti bagi nusa bangsa dengan mengorbankan jiwa dan harta kami.
ternyata ..
jelas kulihat, bahwa kemewahan yang ditampilkan orang-orang, terkadang menghilangkan makna yang ada, dan kesederhanaan yang kami tampilkan, yang mendapat cemooh satu dua pihak, karena ketidakcanggihan IT dan sempitnya tempat, ternyata justru kesederhanaan itu yang menghasilkan sesuatu yang luarbiasa hebat.
Aku tetap ingin menjadi jawara di nusantara ini, tetap kami ingin menjadi yang terbaik, walau banyak pihak yang selalu mencari-cari kelemahan kami. Mereka lupa bahwa Tuhan itu Maha Adil, Tuhan Maha segalanya.. (^_^)
Ah..
tumpah sudah unek-unek ini,
segala rasa syukur yang kunikmati detik demi detik
rasa nasionalisku sebagai warga Indonesia yang menggelora..
ketulusan tetap akan menjadi jawara, di manapun berada..
salam damai selalu ya
maap banget kalo tulisannya agak ga berasa.. HHH..
tetap semangat ya..
,, (^_^) ,,
Rabu, 04 April 2012
Cintailah Agung-ku
Salam damai selalu bagi kita,
sebenarnya udah beberapa minggu ini, aku ingin sekali menulis, dan berbagi, namun karena tidak ada spirit, makanya beranda rumah ini kosong selama hampir 40 hari lamanya,, (^_^) ,,
hari ini, aku ingin sekali menulis tentang pemikiran manusia, ini pun hasil analisaku terhadap beberapa orang dengan beberapa kondisi.
cerita ini berawal dari perbincanganku dengan sahabat terbaikku, Agung. Saat itu, dalam kelompok belajarnya, selalu ada pertanyaan, kapan mereka bisa wisata keluar. Selalu itu yang dipertanyakan. Nah, pembacaku terkasih, permasalahan sahabatku itu dalah pada masalah biaya. Jika, diadakan wisata keluar, apakah para orangtua kelompok belajar mau mengeluarkan dana untuk itu, sementara seperti keadaan yang ada saat ini saja, kadang-kadang masih terbentur dengan ongkos transportasi.
Kucoba cari tau apa penyebabnya, ternyata adalah mereka sering melihat kelompok belajar yang lain mengadakan wisata belajar keluar, di mana setelah kuketahui mereka adalah kelompok belajar dengan para orangtua yang mapan, dan sanggup mengeluarkan ratusan ribu rupiah buat biaya transportasi dan makan anak-anaknya, sementara kelompok belajar sahabatku sebaliknya. Kemudian aku berpikir lagi, apakah sebenarnya yang diinginkan orangtua bagi anaknya ?
Mengapa tidak ditanamkan moral dan etika yang baik dalam keluarga, daripada hanya memikirkan hal-hal duniawi seperti wisata jalan-jalan itu? Apakah ada hal yang tidak berkenan dari para orangtua atas apa yang telah sahabatku lakukan ? Ya begitulah ternyata manusia, kadang mereka hanya melihat satu sisi saja, mereka bahkan tidak mau mehamai bahwa dalam mengelola sebuah kelompok belajar, itu dibutuhkan dedikasi tinggi, bukan hanya sekedar saja.
Jujur saja aku sangat prihatin dengan keadaan anak-anak dalam kelompok belajar yang sepertinya kurang mendapat didikan etika dari orangtua mereka, sementara orangtua mereka malah menuntut kepada orang lain agar mau memenuhi keinginan duniawi mereka. Jika memang orangtua ingin membawa anaknya wisata jalan, bukankah bisa dilakukan sendiri bersama keluarganya, mengapa harus membebankan biaya tersebut kepada oranglain? (^_^)
Aku sangat bahagia memiliki seorang sahabat seperti Agung, telah hampir 17 tahun lamanya kami bersama, dan sangat jarang menemukan orang yang bertanggung jawab penuh terhadap pekerjaan yang diembannya secara sukarela, tanpa pamrih. Jarang sekali orang yang mau mengorbankan harta dan jiwa mereka bagi kemakmuran dan kebahagiaan oranglain, tapi tidak dengan sahabatku ini. Dia selalu saja memikirkan kepentingan oranglain di atas dirinya sendiri, terkadang bahkan dia rela kelaparan demi menyisihkan uang yang dia punya buat kelompoknya. Luarbiasa bukan ???
Semoga Tuhan semesta alam selalu memberikan yang terbaik buatnya dan selalu mencintainya sampai kapanpun.
Pembacaku terkasih,
bagi kalian yang memiliki anak, peliharalah mereka dengan mengajarkan akhlak yang mulia dan etika yang baik dalam keluarga dan lingkungan sekitar. Mohon jangan membebankan apa yang kalian inginkan ke oranglain, jika kalian memang tidak mampu melakukannya sendiri.
Mulailah hidup dengan segala keikhlasan dan niat untuk membuat anak-anak kita mempunyai budi luhur, berbudi pekerti yang baik. Jangan memanjakan anak kita dengan kemewahan dan jalan-jalan yang membuai, jika ingin jalan-jalan, buatlah sebuah program yang bisa menambah pengetahuan dan pengalaman berharga bagi mereka.
Sampai jumpa di lain cerita ya
salam pelangi nusantara kita
,, (^_^) ,,
sebenarnya udah beberapa minggu ini, aku ingin sekali menulis, dan berbagi, namun karena tidak ada spirit, makanya beranda rumah ini kosong selama hampir 40 hari lamanya,, (^_^) ,,
hari ini, aku ingin sekali menulis tentang pemikiran manusia, ini pun hasil analisaku terhadap beberapa orang dengan beberapa kondisi.
cerita ini berawal dari perbincanganku dengan sahabat terbaikku, Agung. Saat itu, dalam kelompok belajarnya, selalu ada pertanyaan, kapan mereka bisa wisata keluar. Selalu itu yang dipertanyakan. Nah, pembacaku terkasih, permasalahan sahabatku itu dalah pada masalah biaya. Jika, diadakan wisata keluar, apakah para orangtua kelompok belajar mau mengeluarkan dana untuk itu, sementara seperti keadaan yang ada saat ini saja, kadang-kadang masih terbentur dengan ongkos transportasi.
Kucoba cari tau apa penyebabnya, ternyata adalah mereka sering melihat kelompok belajar yang lain mengadakan wisata belajar keluar, di mana setelah kuketahui mereka adalah kelompok belajar dengan para orangtua yang mapan, dan sanggup mengeluarkan ratusan ribu rupiah buat biaya transportasi dan makan anak-anaknya, sementara kelompok belajar sahabatku sebaliknya. Kemudian aku berpikir lagi, apakah sebenarnya yang diinginkan orangtua bagi anaknya ?
Mengapa tidak ditanamkan moral dan etika yang baik dalam keluarga, daripada hanya memikirkan hal-hal duniawi seperti wisata jalan-jalan itu? Apakah ada hal yang tidak berkenan dari para orangtua atas apa yang telah sahabatku lakukan ? Ya begitulah ternyata manusia, kadang mereka hanya melihat satu sisi saja, mereka bahkan tidak mau mehamai bahwa dalam mengelola sebuah kelompok belajar, itu dibutuhkan dedikasi tinggi, bukan hanya sekedar saja.
Jujur saja aku sangat prihatin dengan keadaan anak-anak dalam kelompok belajar yang sepertinya kurang mendapat didikan etika dari orangtua mereka, sementara orangtua mereka malah menuntut kepada orang lain agar mau memenuhi keinginan duniawi mereka. Jika memang orangtua ingin membawa anaknya wisata jalan, bukankah bisa dilakukan sendiri bersama keluarganya, mengapa harus membebankan biaya tersebut kepada oranglain? (^_^)
Aku sangat bahagia memiliki seorang sahabat seperti Agung, telah hampir 17 tahun lamanya kami bersama, dan sangat jarang menemukan orang yang bertanggung jawab penuh terhadap pekerjaan yang diembannya secara sukarela, tanpa pamrih. Jarang sekali orang yang mau mengorbankan harta dan jiwa mereka bagi kemakmuran dan kebahagiaan oranglain, tapi tidak dengan sahabatku ini. Dia selalu saja memikirkan kepentingan oranglain di atas dirinya sendiri, terkadang bahkan dia rela kelaparan demi menyisihkan uang yang dia punya buat kelompoknya. Luarbiasa bukan ???
Semoga Tuhan semesta alam selalu memberikan yang terbaik buatnya dan selalu mencintainya sampai kapanpun.
Pembacaku terkasih,
bagi kalian yang memiliki anak, peliharalah mereka dengan mengajarkan akhlak yang mulia dan etika yang baik dalam keluarga dan lingkungan sekitar. Mohon jangan membebankan apa yang kalian inginkan ke oranglain, jika kalian memang tidak mampu melakukannya sendiri.
Mulailah hidup dengan segala keikhlasan dan niat untuk membuat anak-anak kita mempunyai budi luhur, berbudi pekerti yang baik. Jangan memanjakan anak kita dengan kemewahan dan jalan-jalan yang membuai, jika ingin jalan-jalan, buatlah sebuah program yang bisa menambah pengetahuan dan pengalaman berharga bagi mereka.
Sampai jumpa di lain cerita ya
salam pelangi nusantara kita
,, (^_^) ,,
Bahagia dalam sederhana
Salam pelangi nusantara,
Terima kasihku dan sujud syukur selalu kupanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan semesta alamku.
Entah benar atau tidak, jika rasa terima kasih dan syukur ini ada kaitannya dengan masalah duniawi.
Ingin sekali rasanya diri ini selalu bersyukur dalam hal apapun, namun dalam tulisan kali ini, syukurku yang ada terkait dengan masalah duniawi.
Alkisah, perjalanan hidupku telah memasuki tahun ke 40 di dunia ini, kalo ada grafik yang menggambarkan, tentulah perjalanan itu ada naik turunnya.
Jika orang-orang luar terutama pihak sanak keluarga memandang kehidupanku, tentulah mereka akan memasukkanku dalam kategori menengah ke bawah, dan jika bisa lebih pas nya, ekonomi lemah banget deh (^_^)
Namun, entah mengapa, semua bisa kulalui dengan sabar dan ikhlas, walau sebagai manusia normal, ada kalanya ingin juga merasakan kehidupan kalangan atas. Waktu bulan Oktober 2011, saat menghadiri pemakaman salah satu pamanku, Hendrik, aku bertemu dengan sanak keluarga pihak mama.
Memang selama ini, aku selalu berusaha ga terlalu dekat dengan sanak keluarga, disebabkan keadaan ekonomiku, entah itu sebenarnya baik atau kurang baik, namun aku hanya ingin melindungi keluargaku dari hinaan orang. Apalagi sampai ada yang berpikir jika kami hanya akan menjdi beban bagi keluarga kaya itu.. (^_^). Nah di pertemuan itu, aku bertemu dengan salah satu adek mamaku bernama Hendra, dengan penuh hormat kusapa beliau sambil menanyakan kabar. Kemudian, tebaklah, pertanyaan-pertanyaan dari pamanku dan juga statementnya yang begitu merendahkanku. Beliau bertanya, dengan apa aku datang, aku bilang naik motor bututku, kemudian katanya, kan itu jauh, dan kujawab, biasa saja, kalau masih bisa dijangkau dengan motor, bagiku itu tidaklah terlalu jauh dan tidak ada masalah. Lalu apa katanya padaku, kawan? Wah, kok kehidupanmu sangat menyedihkan dan susah ya ? Aku sempat tersenyum, dan kutanyakan kembali, apa kriteria dia mengatakan kehidupanku susah? apakah hanya karena aku hanya mampu membeli sebuah motor butut, sementara semua anak-anaknya punya mobil mewah? Lalu kulihat ke wajah anak-anaknya, semua suram, tidak ada tampak wajah bahagia di sana, sementara, sepupu-sepupuku mengatakan bahwa aku makin cantik dan seksi saja, itu setelah mereka bertahun-tahun tidak pernah bertemu denganku. HHHHH
Di sanalah kupetik sebuah hikmah dan pelajaran yang sangat berguna, bahwa dengan segala keikhlasan dan kesabaran menjalankan kehidupan sederhana ini dengan bahagia, akan terpancar sinar bahagia pada wajah dan kepribadian kita. Sejak itu perlahan-lahan, keajaiban datang kepadaku, aku bisa menghadiahkan putriku Ruh sebuah perjalanan wisata ke candi Borobudur di Jogjakarta, juga buat putra sulungku hadiah wisata ke pulau Dewata, di mana saat itu banyak sekali yang dipelajarinya di sana. Perjalanan yang kulakukan bersama anak-anakku, bukan hanya sekedar saja, namun adalah untuk belajar dan mendapatkan suatu hikmah tentang semesta alam.
HHH, sampai hari ini, aku selalu berusaha bersyukur dan terus bersyukur atas udara yang kuhirup, atas semua kebaikan Tuhan semesta alam, dan setiap detak jantungku adalah nikmat dan bahagia tak terhingga.
Semoga aku akan selalu menjadi seorang hamba yang bersahaja, tetap menikmati hidup dalam kesederhanaan, tetap menjalankan nilai-nilai luhur semesta alam dalam kebijaksanaan.
Terima kasih pembacaku yang setia, atas kesempatan meluangkan waktu di beranda pelangiku.
,, (^_^) ,,
Terima kasihku dan sujud syukur selalu kupanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan semesta alamku.
Entah benar atau tidak, jika rasa terima kasih dan syukur ini ada kaitannya dengan masalah duniawi.
Ingin sekali rasanya diri ini selalu bersyukur dalam hal apapun, namun dalam tulisan kali ini, syukurku yang ada terkait dengan masalah duniawi.
Alkisah, perjalanan hidupku telah memasuki tahun ke 40 di dunia ini, kalo ada grafik yang menggambarkan, tentulah perjalanan itu ada naik turunnya.
Jika orang-orang luar terutama pihak sanak keluarga memandang kehidupanku, tentulah mereka akan memasukkanku dalam kategori menengah ke bawah, dan jika bisa lebih pas nya, ekonomi lemah banget deh (^_^)
Namun, entah mengapa, semua bisa kulalui dengan sabar dan ikhlas, walau sebagai manusia normal, ada kalanya ingin juga merasakan kehidupan kalangan atas. Waktu bulan Oktober 2011, saat menghadiri pemakaman salah satu pamanku, Hendrik, aku bertemu dengan sanak keluarga pihak mama.
Memang selama ini, aku selalu berusaha ga terlalu dekat dengan sanak keluarga, disebabkan keadaan ekonomiku, entah itu sebenarnya baik atau kurang baik, namun aku hanya ingin melindungi keluargaku dari hinaan orang. Apalagi sampai ada yang berpikir jika kami hanya akan menjdi beban bagi keluarga kaya itu.. (^_^). Nah di pertemuan itu, aku bertemu dengan salah satu adek mamaku bernama Hendra, dengan penuh hormat kusapa beliau sambil menanyakan kabar. Kemudian, tebaklah, pertanyaan-pertanyaan dari pamanku dan juga statementnya yang begitu merendahkanku. Beliau bertanya, dengan apa aku datang, aku bilang naik motor bututku, kemudian katanya, kan itu jauh, dan kujawab, biasa saja, kalau masih bisa dijangkau dengan motor, bagiku itu tidaklah terlalu jauh dan tidak ada masalah. Lalu apa katanya padaku, kawan? Wah, kok kehidupanmu sangat menyedihkan dan susah ya ? Aku sempat tersenyum, dan kutanyakan kembali, apa kriteria dia mengatakan kehidupanku susah? apakah hanya karena aku hanya mampu membeli sebuah motor butut, sementara semua anak-anaknya punya mobil mewah? Lalu kulihat ke wajah anak-anaknya, semua suram, tidak ada tampak wajah bahagia di sana, sementara, sepupu-sepupuku mengatakan bahwa aku makin cantik dan seksi saja, itu setelah mereka bertahun-tahun tidak pernah bertemu denganku. HHHHH
Di sanalah kupetik sebuah hikmah dan pelajaran yang sangat berguna, bahwa dengan segala keikhlasan dan kesabaran menjalankan kehidupan sederhana ini dengan bahagia, akan terpancar sinar bahagia pada wajah dan kepribadian kita. Sejak itu perlahan-lahan, keajaiban datang kepadaku, aku bisa menghadiahkan putriku Ruh sebuah perjalanan wisata ke candi Borobudur di Jogjakarta, juga buat putra sulungku hadiah wisata ke pulau Dewata, di mana saat itu banyak sekali yang dipelajarinya di sana. Perjalanan yang kulakukan bersama anak-anakku, bukan hanya sekedar saja, namun adalah untuk belajar dan mendapatkan suatu hikmah tentang semesta alam.
HHH, sampai hari ini, aku selalu berusaha bersyukur dan terus bersyukur atas udara yang kuhirup, atas semua kebaikan Tuhan semesta alam, dan setiap detak jantungku adalah nikmat dan bahagia tak terhingga.
Semoga aku akan selalu menjadi seorang hamba yang bersahaja, tetap menikmati hidup dalam kesederhanaan, tetap menjalankan nilai-nilai luhur semesta alam dalam kebijaksanaan.
Terima kasih pembacaku yang setia, atas kesempatan meluangkan waktu di beranda pelangiku.
,, (^_^) ,,
Sabtu, 25 Februari 2012
Jawara Nusantaraku
salam pelangi nusantara kita,
hari ini, tepat 25 Februari 2012 pukul 1400,
aku ikut dalam deklarasi Gerakan Fajar Nusantara wilayah propinsi Banten.
tebalka.. apa yang kudapat hari ini ???
satu sipirt luarbiasa yang sangat berkesan bagiku..
seperti sebelumnya, Banten termasuk salah satu wilayah yang tidak begitu menonjol di bandingkan dengan wilayah lainnya.
dengan segala kesederhanaan dan para pekerja keras di dalamnya..
maka patutlah ada satu keharuan dalam diri kami hari ini..
tiba di tempat acara, sekitar hampir pukul 1300, lebih awal satu jam dari jadwal sebenarnya..
aku memasuki ruangan deklarasi yang sangat sederhana, kursi2nya sangat padat, sehingga
membuat tidak leluasa untuk melewati kursi yang telah terisi orang lain..
sempat sedih juga melihat keadaan demikian..
apa boleh buat, segala sesuatu tentunya berhubungan dengan masalah dana.
dengan dana yang secukupnya, deklarasi ini bisa terselenggara
Acara demi acara kukuti dengan perasaan biasa2 saja,
namun semakin lama, semakin aku merasakan suatu semangat luarbiasa,
kulihat betapa para remaja komschooling Nusantara yang tampil apa adanya, begitu sederhana, mereka kelihatan begitu tulus, begitu santai tanpa beban apapun.
Mereka hanya menjalankan tugas mereka untuk organisasi ini..
sungguh terharu, saat aku menyadarinya..
betapa polosnya mereka, betapa tulusnya mereka berbakti bagi ibu pertiwi..
hingga saat acara operet yang ditampilkan anak-anak komschooling wilayah kabupaten,
aku tak kuasa menahan airmata, demikian juga kulihat sekitar, kiri kanan..
semua merasakan hal yang sama, hal yang luarbiasa dalam kesederhanaan..
ternyata tidak perlu hal-hal yang mewah dan glamour untuk bisa memberikan sebuah kesan dalam suatu acara, ternyata, dengan ketulusan, kesederhanaan dan cinta tanpa pamrih, telah melahirkan semangat yang tidak ternilai harganya..
terima kasihku pada Tuhan Yang Maha Esa.. telah mengajarkanku banyak hal hari ini,
menjdikanku semakin merunduk, semakin rendah hati dan semakin sadar akan ketiadaanku yang sebenarnya..
ke depan, aku tidak lagi akan rendah diri, tidak akan lagi pesimis, karena kita hanya butuh cinta dalam segala keterbatasan ini..
demikianlah kisah haruku hari ini..
Selamat kepada GAFATAR DPD BANTEN..
semoga tetap dan selalu menjdi JAWARA NUSANTARA..
,, (^_^) ,,
hari ini, tepat 25 Februari 2012 pukul 1400,
aku ikut dalam deklarasi Gerakan Fajar Nusantara wilayah propinsi Banten.
tebalka.. apa yang kudapat hari ini ???
satu sipirt luarbiasa yang sangat berkesan bagiku..
seperti sebelumnya, Banten termasuk salah satu wilayah yang tidak begitu menonjol di bandingkan dengan wilayah lainnya.
dengan segala kesederhanaan dan para pekerja keras di dalamnya..
maka patutlah ada satu keharuan dalam diri kami hari ini..
tiba di tempat acara, sekitar hampir pukul 1300, lebih awal satu jam dari jadwal sebenarnya..
aku memasuki ruangan deklarasi yang sangat sederhana, kursi2nya sangat padat, sehingga
membuat tidak leluasa untuk melewati kursi yang telah terisi orang lain..
sempat sedih juga melihat keadaan demikian..
apa boleh buat, segala sesuatu tentunya berhubungan dengan masalah dana.
dengan dana yang secukupnya, deklarasi ini bisa terselenggara
Acara demi acara kukuti dengan perasaan biasa2 saja,
namun semakin lama, semakin aku merasakan suatu semangat luarbiasa,
kulihat betapa para remaja komschooling Nusantara yang tampil apa adanya, begitu sederhana, mereka kelihatan begitu tulus, begitu santai tanpa beban apapun.
Mereka hanya menjalankan tugas mereka untuk organisasi ini..
sungguh terharu, saat aku menyadarinya..
betapa polosnya mereka, betapa tulusnya mereka berbakti bagi ibu pertiwi..
hingga saat acara operet yang ditampilkan anak-anak komschooling wilayah kabupaten,
aku tak kuasa menahan airmata, demikian juga kulihat sekitar, kiri kanan..
semua merasakan hal yang sama, hal yang luarbiasa dalam kesederhanaan..
ternyata tidak perlu hal-hal yang mewah dan glamour untuk bisa memberikan sebuah kesan dalam suatu acara, ternyata, dengan ketulusan, kesederhanaan dan cinta tanpa pamrih, telah melahirkan semangat yang tidak ternilai harganya..
terima kasihku pada Tuhan Yang Maha Esa.. telah mengajarkanku banyak hal hari ini,
menjdikanku semakin merunduk, semakin rendah hati dan semakin sadar akan ketiadaanku yang sebenarnya..
ke depan, aku tidak lagi akan rendah diri, tidak akan lagi pesimis, karena kita hanya butuh cinta dalam segala keterbatasan ini..
demikianlah kisah haruku hari ini..
Selamat kepada GAFATAR DPD BANTEN..
semoga tetap dan selalu menjdi JAWARA NUSANTARA..
,, (^_^) ,,
Kamis, 02 Februari 2012
berawal dari status saudaraku
Salam pelangi nusantara kita,
pembacaku terkasih,
pagi ini, tiba-tiba aza aku ingat sesuatu
sudah seminggu ini, aku selalu mengomentari status salah seorang saudaraku di grup pelangi nusantara.
statusnya sangat simple, tetapi punya makna yang luas.
pertama kali dulu, saat membaca status tersebut, kurasa biasa saja
namun entah mengapa, semakin lama kupikirkan,
ternyata apa yang ditulis itu merupakan suatu yang membutuhkan penggalian batin.
beberapa status saudarku tersebut, seringkali tak mampu kukomentari, karena memang belum ada contoh yang pas.
aku berusaha, agar dalam memberikan suatu statement, sebaiknya adalah apa yang pernah kualami, yang telah kuketahui dengan baik, dan ada contohnya, sehingga bagi pembaca akan mudah dalam mencernanya.
nah..dari sana berawal sebuah pemikiranku bahwa, apapun status yang dituliskan saudaraku itu, sebaiknya, komentarku aku tuangkan dalam tulisan di blogku..
sebagai bahan catatan bagiku, agar suatu saat bisa kupelajari dan kukembangkan.
demikianlah yang hendak kusampaikan, pembacaku..
mungkin tulisan ke depan ini, ada banyak yang terinspirasi oleh status saudaraku di grup pelangi nusantara..
salam sayang selalu ya..
,, (^_^) ,,
pembacaku terkasih,
pagi ini, tiba-tiba aza aku ingat sesuatu
sudah seminggu ini, aku selalu mengomentari status salah seorang saudaraku di grup pelangi nusantara.
statusnya sangat simple, tetapi punya makna yang luas.
pertama kali dulu, saat membaca status tersebut, kurasa biasa saja
namun entah mengapa, semakin lama kupikirkan,
ternyata apa yang ditulis itu merupakan suatu yang membutuhkan penggalian batin.
beberapa status saudarku tersebut, seringkali tak mampu kukomentari, karena memang belum ada contoh yang pas.
aku berusaha, agar dalam memberikan suatu statement, sebaiknya adalah apa yang pernah kualami, yang telah kuketahui dengan baik, dan ada contohnya, sehingga bagi pembaca akan mudah dalam mencernanya.
nah..dari sana berawal sebuah pemikiranku bahwa, apapun status yang dituliskan saudaraku itu, sebaiknya, komentarku aku tuangkan dalam tulisan di blogku..
sebagai bahan catatan bagiku, agar suatu saat bisa kupelajari dan kukembangkan.
demikianlah yang hendak kusampaikan, pembacaku..
mungkin tulisan ke depan ini, ada banyak yang terinspirasi oleh status saudaraku di grup pelangi nusantara..
salam sayang selalu ya..
,, (^_^) ,,
Kamis, 26 Januari 2012
kedalaman bahagia kita
apa kabar pembaca terkasihku ??
pastilah dalam keadaan luabiasa bukan ???
sebentar lagi tahun Kelinci akan berganti tahun Naga, ya ??
ada hubungan ga ya dengan siklus kehidupan kita ?
wah, jawabnya susah2 gampang sih ya
ini antara realita dan metafisika..
jujur saja, kalo sendy, pasti akan mengambil hal2 yang positip saja
dan membenahi apa yang selama ini menjdi kelemahan dan kekurangan diri
misal, mungkin selama ini kita kurang berserah diri.. maka saatnyalah memulai keberserahan diri secara total ..
keberserahan diri total ???
terhadap apa dan siapa ???
tentunya terhadap alam semesta dan juga Penguasa semesta alam ini.. (^_^)
maksudnya ???
kok jadi makin bias, sih ????
ya, dalam keberserahan diri itu, adalah salah satu bukti kita mau mnegikuti mekanisme sistem alam semesta yang sudah dirancang sedemikian rupa..
salahsatunya adalah tentang hukum sebab akibat..
kalo kita kikir, walaupun bisa kita menjadi kaya dengan kekikiran kita,
namun apakah akan menjadikan kita bahagia ??
apakah semua harta benda yang kita kumpulkan akan dibawa hingga ke alam akhirat nanti???
apakah diri kita lebih suka dilayani atau melayani ???
menurut sendy, bahagia yang harus kita capai adalah saat kita hidup di dunia
pernah ga, ada di antara kita yang merasa sangat bahagia, karena telah berbagi sesuatu dengan orang lain ???
pastilah ada kan ??? dan hal itu sungguh terasa luarbiasa bukan ???
apalgi kalo pelayanan yang kita berikan adalah buat orang yang kurang mampu..
cobalah terapkan dalam hidup ini, dan rasakanlah kedalaman kebahagiaan yang akan dicapai..
beda sekali dengan kebahagiaan apabila kita hanya berbagi dengan orang yang mampu..beda banget...
yuk, saatnya kita melakukan hal-hal yang positip..
senantiasa memberikan pelayanan terbaik kita buat hamba Tuhan semesta alam yang kurang mampu..
teruslah tingkatkan kedalaman kebahagianmu di dunia ini..
salam pelangi nusantara kita, ya
,,, (^_^) ,,
pastilah dalam keadaan luabiasa bukan ???
sebentar lagi tahun Kelinci akan berganti tahun Naga, ya ??
ada hubungan ga ya dengan siklus kehidupan kita ?
wah, jawabnya susah2 gampang sih ya
ini antara realita dan metafisika..
jujur saja, kalo sendy, pasti akan mengambil hal2 yang positip saja
dan membenahi apa yang selama ini menjdi kelemahan dan kekurangan diri
misal, mungkin selama ini kita kurang berserah diri.. maka saatnyalah memulai keberserahan diri secara total ..
keberserahan diri total ???
terhadap apa dan siapa ???
tentunya terhadap alam semesta dan juga Penguasa semesta alam ini.. (^_^)
maksudnya ???
kok jadi makin bias, sih ????
ya, dalam keberserahan diri itu, adalah salah satu bukti kita mau mnegikuti mekanisme sistem alam semesta yang sudah dirancang sedemikian rupa..
salahsatunya adalah tentang hukum sebab akibat..
kalo kita kikir, walaupun bisa kita menjadi kaya dengan kekikiran kita,
namun apakah akan menjadikan kita bahagia ??
apakah semua harta benda yang kita kumpulkan akan dibawa hingga ke alam akhirat nanti???
apakah diri kita lebih suka dilayani atau melayani ???
menurut sendy, bahagia yang harus kita capai adalah saat kita hidup di dunia
pernah ga, ada di antara kita yang merasa sangat bahagia, karena telah berbagi sesuatu dengan orang lain ???
pastilah ada kan ??? dan hal itu sungguh terasa luarbiasa bukan ???
apalgi kalo pelayanan yang kita berikan adalah buat orang yang kurang mampu..
cobalah terapkan dalam hidup ini, dan rasakanlah kedalaman kebahagiaan yang akan dicapai..
beda sekali dengan kebahagiaan apabila kita hanya berbagi dengan orang yang mampu..beda banget...
yuk, saatnya kita melakukan hal-hal yang positip..
senantiasa memberikan pelayanan terbaik kita buat hamba Tuhan semesta alam yang kurang mampu..
teruslah tingkatkan kedalaman kebahagianmu di dunia ini..
salam pelangi nusantara kita, ya
,,, (^_^) ,,
Kamis, 19 Januari 2012
bahagia akhirnya harus
seperti halnya ortu tak menginginkan kehadiranku ke dunia ini,
banyak hal-hal yang kulalui pun seperti itu adanya.
hampir tidak ada yang bisa kudapat dengan mudah dalam hidup ini
semua penuh perjuangan keras, entah itu dalam pergaulan, maupun dalam keluarga
apakah aku rapuh ??
ya, kadang-kadang sih, tetapi lebih banyak tegarnya.. (^_^)
dalam hidup ini, aku berusaha mencurahkan sebanyak mungkin kasihku pada sesama,
walau kadang tidak ada balasan yang manis..
seperti saat ini, kucurahkan kasihku pada belahan jiwaku, namun tetap malah sering dianggap salah, sering dituduh ini dan itu..
ya sudahlah.. memang semua ini harus dilalui..
belajarlah dari semuanya.. agar semakin bijaksana melalui hidup ini.
bahkan sahabatku sendiri tlah bertindak tak menghargaiku lagi..
mungkin bosan ya dengan kemiskinanku..
atau takut dengan pengemis sepertiku.. (^_^)
biarlah..
di sudut kamar, aku duduk merenungkan hidup ini..
saatnya membahagiakan diri sendiri..
saatnya menyadari..ada cinta yang tak pernah padam
cinta Tuhan semesta alam...
salam pelangi nusantara ya
,, (^_^) ,,
banyak hal-hal yang kulalui pun seperti itu adanya.
hampir tidak ada yang bisa kudapat dengan mudah dalam hidup ini
semua penuh perjuangan keras, entah itu dalam pergaulan, maupun dalam keluarga
apakah aku rapuh ??
ya, kadang-kadang sih, tetapi lebih banyak tegarnya.. (^_^)
dalam hidup ini, aku berusaha mencurahkan sebanyak mungkin kasihku pada sesama,
walau kadang tidak ada balasan yang manis..
seperti saat ini, kucurahkan kasihku pada belahan jiwaku, namun tetap malah sering dianggap salah, sering dituduh ini dan itu..
ya sudahlah.. memang semua ini harus dilalui..
belajarlah dari semuanya.. agar semakin bijaksana melalui hidup ini.
bahkan sahabatku sendiri tlah bertindak tak menghargaiku lagi..
mungkin bosan ya dengan kemiskinanku..
atau takut dengan pengemis sepertiku.. (^_^)
biarlah..
di sudut kamar, aku duduk merenungkan hidup ini..
saatnya membahagiakan diri sendiri..
saatnya menyadari..ada cinta yang tak pernah padam
cinta Tuhan semesta alam...
salam pelangi nusantara ya
,, (^_^) ,,
Rabu, 18 Januari 2012
tulisan bumerang
sejujurnya...
jujur yang paling dalam..
ada sedikit kuatirku dalam berkata-kata ..
atau dalam menuliskan sesuatu,,
atau dalam memberikan masukan..
karena kadang hal itu ibarat pedang bermata dua
dan sewaktu-waktu bisa menjadi bumerang bagi diri sendiri..
misal aza, kita suka kesal dengan orang yang suka terlambat..
dan itu kita lontarkan keluar..
trus, suatu saat, kita yang terlambat,,,
nah..bagaimana reaksi kita saat itu ???
itulah hal yang paling kujaga akhir2 ini..
dalam bertutur kata dan bertindak, aku selalu belajar dan belajar
sehingga lama kelamaan jdi bisa mengendalikan diri..
malam ini, ada sedikit keterkejutan yang kualami
apa sebab??
mau tau kan ??? HHHH... ini bukan rahasia kok
jangan terlalu serius ya,,
tentang kata-kata atau tulisan yang bermata dua itu..
sering kubaca tulisan mentorku yang kurang berkenan dengan orang yang suka mengutip sana sini, entah itu ayat, entah itu tulisan orang
beliau hanya suka dengan orang yang menuliskan apa yang ada dalam pikirannya,
walau dia membaca buku atau teori apapun, buatlah rangkuman dengan kata-kata sendiri
tapi malam ini, kulihat beberapa catatan beliau yang berisi kutipan-kutipan..
lalu aku pun terheran-heran..akhirnya.. bumerang.. yang tadinya beliau ga suka ngutip2..
akhirnya jdi ngutip2 juga, walau dalam kondisi tertentu..
dan sampailah aku pada satu titik...
ahhh...biarlah..
yang penting aku dah pernah menuliskan bahwa aku akan tetap menjadi diri sendiri
karena dengan menjadi diri sendiri, mau ngutip sana sini, mau nulis yang ga org suka.. selama itu baik, dan bisa memotivasi diriku, akan tetap kulakukan..
jadi belajar dari pengalaman yang kudapat..aku akan berusaha menuliskan sesuatu yang lebih natural, yang sampai kapanpun ga akan menjadi bumerang bagi diriku..
terima kasih Tuhan semesta alam
atas begitu banyak pembelajaran dalam hidupku ini
kasih-MU demikian besarnya padaku..hamba-MU....tak terhingga..
semoga akan bisa kusyukuri sepanjang hayatku.,..
salam pelangi nusantara
,, (^_^) ,,
jujur yang paling dalam..
ada sedikit kuatirku dalam berkata-kata ..
atau dalam menuliskan sesuatu,,
atau dalam memberikan masukan..
karena kadang hal itu ibarat pedang bermata dua
dan sewaktu-waktu bisa menjadi bumerang bagi diri sendiri..
misal aza, kita suka kesal dengan orang yang suka terlambat..
dan itu kita lontarkan keluar..
trus, suatu saat, kita yang terlambat,,,
nah..bagaimana reaksi kita saat itu ???
itulah hal yang paling kujaga akhir2 ini..
dalam bertutur kata dan bertindak, aku selalu belajar dan belajar
sehingga lama kelamaan jdi bisa mengendalikan diri..
malam ini, ada sedikit keterkejutan yang kualami
apa sebab??
mau tau kan ??? HHHH... ini bukan rahasia kok
jangan terlalu serius ya,,
tentang kata-kata atau tulisan yang bermata dua itu..
sering kubaca tulisan mentorku yang kurang berkenan dengan orang yang suka mengutip sana sini, entah itu ayat, entah itu tulisan orang
beliau hanya suka dengan orang yang menuliskan apa yang ada dalam pikirannya,
walau dia membaca buku atau teori apapun, buatlah rangkuman dengan kata-kata sendiri
tapi malam ini, kulihat beberapa catatan beliau yang berisi kutipan-kutipan..
lalu aku pun terheran-heran..akhirnya.. bumerang.. yang tadinya beliau ga suka ngutip2..
akhirnya jdi ngutip2 juga, walau dalam kondisi tertentu..
dan sampailah aku pada satu titik...
ahhh...biarlah..
yang penting aku dah pernah menuliskan bahwa aku akan tetap menjadi diri sendiri
karena dengan menjadi diri sendiri, mau ngutip sana sini, mau nulis yang ga org suka.. selama itu baik, dan bisa memotivasi diriku, akan tetap kulakukan..
jadi belajar dari pengalaman yang kudapat..aku akan berusaha menuliskan sesuatu yang lebih natural, yang sampai kapanpun ga akan menjadi bumerang bagi diriku..
terima kasih Tuhan semesta alam
atas begitu banyak pembelajaran dalam hidupku ini
kasih-MU demikian besarnya padaku..hamba-MU....tak terhingga..
semoga akan bisa kusyukuri sepanjang hayatku.,..
salam pelangi nusantara
,, (^_^) ,,
kukembalikan diriku
sekali kau sakitiku..
ga apa.. aku bisa memaafkanmu.
kali kedua..kau lakukan lagi..
itupun bisa kumaklumi..
namun, setelah yang kesepuluh kali..
kurasa, sudah tidak ada harganya diriku ini..
dengan enteng, kau pasti akan meminta maap
seperti biasa, hari-hari berikutnya..kau akan memberi perhatian penuh
namun itu hanya sekejap..lagi-lagi sekejap
karena dalam minggu berikutnya, kembali lagi kau tak peduli
saat ini, cukup sudah apa yang tlah kau buat padaku
saat ini, kucukupkan kau injak harga diriku
lepaslah dariku..pasti kau akan bahagia...
percayalah.. karena bersamaku..hidupmu semu
semakin kupahami dirimu..semakin kulihat siapa kau sesungguhnya
seorang anak kecil yang suka hal-hal yang menakjubkan
suka hal-hal yang glamor, penuh dengan gemerlap harta..
dan itu tidak ada padaku..
kucoba memaapkan kebodohanku
lewat alunan lagu, aku berkompromi dengan diriku..
saat itu, aku rasa aku tegar..aku tak butuh lelakiku
aku akan berjuang tuk hidupku..tuk bahagiaku..
tak kan kubiarkan kau hina diriku
tak kan pernah lagi kau rendahkan diriku..
karena aku telah memaapkan diriku..
aku tlah kembali kedalam hidupku..
salam pelangi nusantara, pembacaku terkasih..
,, (^_^) ,,
ga apa.. aku bisa memaafkanmu.
kali kedua..kau lakukan lagi..
itupun bisa kumaklumi..
namun, setelah yang kesepuluh kali..
kurasa, sudah tidak ada harganya diriku ini..
dengan enteng, kau pasti akan meminta maap
seperti biasa, hari-hari berikutnya..kau akan memberi perhatian penuh
namun itu hanya sekejap..lagi-lagi sekejap
karena dalam minggu berikutnya, kembali lagi kau tak peduli
saat ini, cukup sudah apa yang tlah kau buat padaku
saat ini, kucukupkan kau injak harga diriku
lepaslah dariku..pasti kau akan bahagia...
percayalah.. karena bersamaku..hidupmu semu
semakin kupahami dirimu..semakin kulihat siapa kau sesungguhnya
seorang anak kecil yang suka hal-hal yang menakjubkan
suka hal-hal yang glamor, penuh dengan gemerlap harta..
dan itu tidak ada padaku..
kucoba memaapkan kebodohanku
lewat alunan lagu, aku berkompromi dengan diriku..
saat itu, aku rasa aku tegar..aku tak butuh lelakiku
aku akan berjuang tuk hidupku..tuk bahagiaku..
tak kan kubiarkan kau hina diriku
tak kan pernah lagi kau rendahkan diriku..
karena aku telah memaapkan diriku..
aku tlah kembali kedalam hidupku..
salam pelangi nusantara, pembacaku terkasih..
,, (^_^) ,,
CC
"rasanya,,,
selama ini aku tlah curahkan seluruh kasihku padanya
setiap saat, setiap helaan nafasku.. selalu ada dia
awal mulanya, itu hanya terjadi sepihak,
namun karena bujuk rayu dan godaan iblis..
dia juga memperlihatkan rasa yang sama, walau takarannya berbeda
maksudnya, tentu saja, rasaku lebih banyak padanya daripada sebaliknya"
itulah yang diceritakan CC, sahabatku..
antara CC dan DD, telah terjalin suatu hubungan batin yang kuat
mereka pun berjanji akan terus menjaga rasa itu hingga akhir hayat..
kenyataan berkata lain..
ada banyak perbedaan di antara CC dan DD..
secara usia, mereka terpaut sebelas tahun jaraknya,
secara pemikiran, yang satu slow motion, yang satu lagi energik
secara watak, yang satu blak-blakan, yang satunya ja-im..
yang satu sangat perhatian, yang satu lagi cuek ga peduli...
so, apa yang harus dipersatukan kalo begitu ???
ya, namanya juga perasaan buta.. ya saat itu ga kepikiran aza kali..
namun lama kelamaan, timbullah kesadaran dari CC..
adalah lebih baik menganggap DD sebagai sahabat dan teman..
daripada selalu terluka akan sikap DD yang kadang tak peduli padanya..
apa sih klimaks nya, CC ???
ya itu.. salah satunya ya..
CC ini selalu berkorban buat DD, misalnya setiap saat, ditelepon, dibangunkan tengah malam sekalipun., CC slalu ada buat DD..
namun sebaliknya, DD, emang lebih mikirin diri sendiri, dan saat dia ga butuh teman, saat dia ada yang menemani, maka CC bisa seakan terlupakan dan ga bernilai baginya
ditinggalkan begitu saja, tanpa ada kabar berita
dan itu terjadi berulang kali dalam hidup CC..
bahkan saat ulangtahun CC, bisa-bisanya DD tidur sampe pagi tanpa merasa bersalah apapun dan dengan enteng hanya mengucapkan sebaris ucapan selamat..
wah..kasian sekali ya CC..
aku setuju aza dengan pemikiran CC untuk mengakhiri semua ini dan menempatkannya pada porsi yang lebih tepat yaitu menjadikan DD sebagai teman baik saja..,,,
memang kurasa itu yang terbaik..
secara juga DD masih anak2 (menurutku), blm terlalu matang
dan belum paham, gimana caranya berkorban buat orang yang disayangi dan menyayanginya..
terkadang dalam hidup ini, kita dihadapkan pada jalan pilihan
saat memang sudah tidak mungkin memilih jalan yang kiri..maupun kanan
maka berjalanlah lurus ke depan..
semua pasti ada hikmatnya..
ya.. aku juga melihat seperti itu,,,
kurasa CC akan semakin kuat dan dalam hidupnya ke depan, CC akan bahagia..
berpetualang keliling negeri sendiri, melayani sesama, kurasa itu adalah hal yang terbaik bagi CC
semoga CC bisa menggapai impiannya.. bisa bahagia..dan tidak tersakiti lagi..
aku selalu ada tuk menuliskan kisahmu, sahabatku CC..
tetaplah kuat, ya
salam pelangi nusantaraku..
,, (^_^) ,,
selama ini aku tlah curahkan seluruh kasihku padanya
setiap saat, setiap helaan nafasku.. selalu ada dia
awal mulanya, itu hanya terjadi sepihak,
namun karena bujuk rayu dan godaan iblis..
dia juga memperlihatkan rasa yang sama, walau takarannya berbeda
maksudnya, tentu saja, rasaku lebih banyak padanya daripada sebaliknya"
itulah yang diceritakan CC, sahabatku..
antara CC dan DD, telah terjalin suatu hubungan batin yang kuat
mereka pun berjanji akan terus menjaga rasa itu hingga akhir hayat..
kenyataan berkata lain..
ada banyak perbedaan di antara CC dan DD..
secara usia, mereka terpaut sebelas tahun jaraknya,
secara pemikiran, yang satu slow motion, yang satu lagi energik
secara watak, yang satu blak-blakan, yang satunya ja-im..
yang satu sangat perhatian, yang satu lagi cuek ga peduli...
so, apa yang harus dipersatukan kalo begitu ???
ya, namanya juga perasaan buta.. ya saat itu ga kepikiran aza kali..
namun lama kelamaan, timbullah kesadaran dari CC..
adalah lebih baik menganggap DD sebagai sahabat dan teman..
daripada selalu terluka akan sikap DD yang kadang tak peduli padanya..
apa sih klimaks nya, CC ???
ya itu.. salah satunya ya..
CC ini selalu berkorban buat DD, misalnya setiap saat, ditelepon, dibangunkan tengah malam sekalipun., CC slalu ada buat DD..
namun sebaliknya, DD, emang lebih mikirin diri sendiri, dan saat dia ga butuh teman, saat dia ada yang menemani, maka CC bisa seakan terlupakan dan ga bernilai baginya
ditinggalkan begitu saja, tanpa ada kabar berita
dan itu terjadi berulang kali dalam hidup CC..
bahkan saat ulangtahun CC, bisa-bisanya DD tidur sampe pagi tanpa merasa bersalah apapun dan dengan enteng hanya mengucapkan sebaris ucapan selamat..
wah..kasian sekali ya CC..
aku setuju aza dengan pemikiran CC untuk mengakhiri semua ini dan menempatkannya pada porsi yang lebih tepat yaitu menjadikan DD sebagai teman baik saja..,,,
memang kurasa itu yang terbaik..
secara juga DD masih anak2 (menurutku), blm terlalu matang
dan belum paham, gimana caranya berkorban buat orang yang disayangi dan menyayanginya..
terkadang dalam hidup ini, kita dihadapkan pada jalan pilihan
saat memang sudah tidak mungkin memilih jalan yang kiri..maupun kanan
maka berjalanlah lurus ke depan..
semua pasti ada hikmatnya..
ya.. aku juga melihat seperti itu,,,
kurasa CC akan semakin kuat dan dalam hidupnya ke depan, CC akan bahagia..
berpetualang keliling negeri sendiri, melayani sesama, kurasa itu adalah hal yang terbaik bagi CC
semoga CC bisa menggapai impiannya.. bisa bahagia..dan tidak tersakiti lagi..
aku selalu ada tuk menuliskan kisahmu, sahabatku CC..
tetaplah kuat, ya
salam pelangi nusantaraku..
,, (^_^) ,,
Senin, 16 Januari 2012
sahabatku dan bunganya
minggu ini, ada satu story dari sahabatku..
dalam keluarganya sahabatku ini, hanya ada saudara laki-laki
nah..entah ada angin apa..
seminggu yang lalu, saudara sepupunya yang wanita datang
dan berencana akan menetap di rumahnya..
kebayang kan, kalo selama ini yang penghuninya para pria..
tiba-tiba ada bunga segar mekar mewangi di dalamnya..
HHH..
trus aku pun menggoda sahabatku..
bahwa berdasarkan pengalamanku..
dan juga insting asal-asalku... kalo nantinya
sang bunga akan bersanding dengannya..
(tapi mungkin ga ya ??? HHHH )
dan tebaklah, apa kata sahabatku..
'emangnya kita lelaki hidung belang'...????
lalu kukatakan padanya, bahwa jika dalam satu rumah, ada 2 jenis yang berbeda
lelaki dan wanita, akan terjdi chemistry, apalgi mereka bukan sekandung..
HHHH...
aku sangat ingat kisah temanku, Darwin..
waktu itu dia datang ke ibukota, dan menetap di rumah tantenya (adek mamanya)
setiap hari bertemu dengan anak gadis tante yang notabene adalah sepupunya..
tidak kuasa keduanya menahan chemisrty, sehingga saling menyayangi..
dan akhirnya menikah..
itulah yang kusampaikan kepada sahabatku,
agar menjaga diri, jangan sampai ada kejadian seperti itu..
HHH..
walau aku tau, sahabatku sangat sopan dan beretika,
namun bagiku, jika seorang wanita memperlakukan pria dengan lemah lembut,
manja, dan seakan tak berdaya, maka hasilnya..
pria akan takluk.. tak berdaya.. rasa kejantanannya pun akan muncul.. HHHH
(ini apa yang dikatakan mamaku)
namun kembali lagi, aku jadi ingat sesuatu..
apakah ini yang sedang terjadi ???
apa itu, sendy ???
aku jadi ingat doaku selama setahun lebih..
aku selalu berdoa, agar sahabatku mendapatkan yang terbaik dalam hidupnya
selalu mendokan kebahagiannya dapat bersanding dengan wanita pujaannya dan yang memujanya
makanya entah mengapa, aku merasa saat ini doaku terjawab..
karena memang selama ini sahabatku masih single
dan belum pernah membicarakan tentang wanita..
semoga aza ya..
maksudnya..semoga dengan kehadiran seorang wanita dalam keluarga sahabatku,
bisa membawa perubahan yang positip, dan apapun yang terjadi..
aku sebagai seorang sahabat, akan terus mendukungnya..
salam capucino ya..
,, (^_^) ,,
dalam keluarganya sahabatku ini, hanya ada saudara laki-laki
nah..entah ada angin apa..
seminggu yang lalu, saudara sepupunya yang wanita datang
dan berencana akan menetap di rumahnya..
kebayang kan, kalo selama ini yang penghuninya para pria..
tiba-tiba ada bunga segar mekar mewangi di dalamnya..
HHH..
trus aku pun menggoda sahabatku..
bahwa berdasarkan pengalamanku..
dan juga insting asal-asalku... kalo nantinya
sang bunga akan bersanding dengannya..
(tapi mungkin ga ya ??? HHHH )
dan tebaklah, apa kata sahabatku..
'emangnya kita lelaki hidung belang'...????
lalu kukatakan padanya, bahwa jika dalam satu rumah, ada 2 jenis yang berbeda
lelaki dan wanita, akan terjdi chemistry, apalgi mereka bukan sekandung..
HHHH...
aku sangat ingat kisah temanku, Darwin..
waktu itu dia datang ke ibukota, dan menetap di rumah tantenya (adek mamanya)
setiap hari bertemu dengan anak gadis tante yang notabene adalah sepupunya..
tidak kuasa keduanya menahan chemisrty, sehingga saling menyayangi..
dan akhirnya menikah..
itulah yang kusampaikan kepada sahabatku,
agar menjaga diri, jangan sampai ada kejadian seperti itu..
HHH..
walau aku tau, sahabatku sangat sopan dan beretika,
namun bagiku, jika seorang wanita memperlakukan pria dengan lemah lembut,
manja, dan seakan tak berdaya, maka hasilnya..
pria akan takluk.. tak berdaya.. rasa kejantanannya pun akan muncul.. HHHH
(ini apa yang dikatakan mamaku)
namun kembali lagi, aku jadi ingat sesuatu..
apakah ini yang sedang terjadi ???
apa itu, sendy ???
aku jadi ingat doaku selama setahun lebih..
aku selalu berdoa, agar sahabatku mendapatkan yang terbaik dalam hidupnya
selalu mendokan kebahagiannya dapat bersanding dengan wanita pujaannya dan yang memujanya
makanya entah mengapa, aku merasa saat ini doaku terjawab..
karena memang selama ini sahabatku masih single
dan belum pernah membicarakan tentang wanita..
semoga aza ya..
maksudnya..semoga dengan kehadiran seorang wanita dalam keluarga sahabatku,
bisa membawa perubahan yang positip, dan apapun yang terjadi..
aku sebagai seorang sahabat, akan terus mendukungnya..
salam capucino ya..
,, (^_^) ,,
kakak unikku
akhirnya muncul juga, deh
setelah setaon ga ada kabar..
iya.. dari taon 2011 sampe 2012.. kan dah setaon kan ??
siapa sih, sendy ??? HHHH
penasaran ya ????
begini ceritanya deh,
kami menganggapnya kakak..
sudah lebih dari 3 tahun pertemanan ini
walau kadang setaon cuman ketemu 2-3 kali
namun, selalu ada kabar di antara kami lewat udara dan dunia tak nyata
namun, entah mengapa..
sudah hampir 5 bulan ga ada kabar dari kakak
apa gerangan yang terjadi ???
aku mana berani nanya ke yang lain ???
karena ada kuatir kalo yang kudapat itu kabar buruk ...
HHHH.. so.. milih stay cool aza
kakak kami ini sangat unik
kakak sangat menyayangi kami sebagai adeknya..
dan menurut analisaku, hanya akan muncul jika mau minta doa ..
HHH..
iya, setiap ada proyek yang dikerjakannya, pasti dia ingat adek-adeknya
makanya, pasti kakak akan menghubungi kami.. dan minta doa ...
tpi jujur, ya, pembaca terkasihku...
ada sedikit lega, karena kakak baru saja menghubungiku
dan aku tau, kakak baik-baik aza..
doa kami akan selalu menyertai proyekmu, kak.. (^_^)
semoga sukses selalu ya..
salam buat keluarga di rumah ..
dan salam pelangi nusantara buat para pembaca terkasihku
,, (^_^) ,,
setelah setaon ga ada kabar..
iya.. dari taon 2011 sampe 2012.. kan dah setaon kan ??
siapa sih, sendy ??? HHHH
penasaran ya ????
begini ceritanya deh,
kami menganggapnya kakak..
sudah lebih dari 3 tahun pertemanan ini
walau kadang setaon cuman ketemu 2-3 kali
namun, selalu ada kabar di antara kami lewat udara dan dunia tak nyata
namun, entah mengapa..
sudah hampir 5 bulan ga ada kabar dari kakak
apa gerangan yang terjadi ???
aku mana berani nanya ke yang lain ???
karena ada kuatir kalo yang kudapat itu kabar buruk ...
HHHH.. so.. milih stay cool aza
kakak kami ini sangat unik
kakak sangat menyayangi kami sebagai adeknya..
dan menurut analisaku, hanya akan muncul jika mau minta doa ..
HHH..
iya, setiap ada proyek yang dikerjakannya, pasti dia ingat adek-adeknya
makanya, pasti kakak akan menghubungi kami.. dan minta doa ...
tpi jujur, ya, pembaca terkasihku...
ada sedikit lega, karena kakak baru saja menghubungiku
dan aku tau, kakak baik-baik aza..
doa kami akan selalu menyertai proyekmu, kak.. (^_^)
semoga sukses selalu ya..
salam buat keluarga di rumah ..
dan salam pelangi nusantara buat para pembaca terkasihku
,, (^_^) ,,
Jumat, 13 Januari 2012
bahagia sahabatku
kurasa, ada yang tlah berubah..
biasanya begini, sekarang begitu
biasanya sudah, sekrng jdi mudah..
tak mengapa..
bagiku, kebahagiaanmu adalah juga bahagiaku
saatnya dirimu melatih diri..
bagaimana rasanya dekat dan serumah dengan seorng wanita muda..
pastilah berbunga-bunga rasanya, bukan ??
syukurlah, kalo memang itu yang terjdi, ..
akhirnya doaku untukmu terkabulkan..
teruslah berbenah diri, sahabat baikku,,,
semoga tahun ini, ada yang bersanding denganmu...
maapkan aku, ya, ga sanggup menemanimu lagi..
lelah diriku, letih pikiranku....
aku hanya ingin bebas merdeka
ingin sendiri menghabiskan sisa waktuku di dunia..
sekali lagi..
semoga berbahagia slalu, sahabat baikku..
salam pelangi nusantara
,, (^_^) ,,
biasanya begini, sekarang begitu
biasanya sudah, sekrng jdi mudah..
tak mengapa..
bagiku, kebahagiaanmu adalah juga bahagiaku
saatnya dirimu melatih diri..
bagaimana rasanya dekat dan serumah dengan seorng wanita muda..
pastilah berbunga-bunga rasanya, bukan ??
syukurlah, kalo memang itu yang terjdi, ..
akhirnya doaku untukmu terkabulkan..
teruslah berbenah diri, sahabat baikku,,,
semoga tahun ini, ada yang bersanding denganmu...
maapkan aku, ya, ga sanggup menemanimu lagi..
lelah diriku, letih pikiranku....
aku hanya ingin bebas merdeka
ingin sendiri menghabiskan sisa waktuku di dunia..
sekali lagi..
semoga berbahagia slalu, sahabat baikku..
salam pelangi nusantara
,, (^_^) ,,
Senin, 09 Januari 2012
selamat jalan, Ibu Yoeni
Jam menunjukkan pukul 01.26, berati hari tlah pagi di Januari 10, 2012
kurasakan hatiku sakit, pikiranku melayang..
ya,, aku belum bisa menerima kenyataan ini..
ah..makin sakit kurasakan,, perutku melilit..
apa yang sebenarnya tlah terjdi, pembacaku terkasih?
aku baru saja kehilangan seorang ibu angkat, Yoeni Tanurahardja
kepergian beliau yang mendadak, tanpa kusadari..
aku kenal ibu Yoeni sejak tahun 2006, waktu itu ibu sering mampir ke toko tempatku bekerja.
beliau sangat unik di mataku, selalu tergesa-gesa, hanya mampir beberapa saat, kemudian pergi.
setahun kemudian, aku pindah kerja, dan bertemu kembali dengan ibu Yoeni di toko yang lain.
demikianlah, selalu kuperhatikan kalo ibu ini selalu tergesa-gesa.
hingga pertengahan tahun 2010, saat beliau datang ke toko kami, dengan temannya, di saat itu temannya bernama Ibu Asrin, seorang dokter, menyapaku hangat, beliau menawarkan pertemanan lewat diskusi suatu saat nanti.
aku menyanggupinya, karena memang aku miskin ilmu, sehingga banyak sekali yang ingin kupelajari, terutama dari mereka-mereka yang sudah berusia lanjut dan kaya pengalaman hidup.
kupenuhi tawaran pertemuan itu dengan datang mengunjungi ibu Yoeni, yang rumahnya tidak jauh dari tempatku bekerja.
pada hari itu jugalah aku diperkenalkan dengan agama Baha'i.
luarbiasa,,, hanya itu yang kurasakan.
perlahan-lahan kupelajari buku yang diberikan ibu, yang secara garis besar mengajarkan tentang budi pekerti dan akhlak.
selama dua bulan, aku tekun mempelajari agama Baha'i, dengan dibimbing ibu Yoeni, hingga suatu siang, aku meneteskan airmata saat membaca salah satu halaman, aku tak kuasa merasakan kedamaian dan keindahan kalimat-kalimat yang ditulis Sang Bab.
perlahan-lahan, semua itu merubah kehidupanku, aku semakin damai, semakin dewasa dalam berpikir, dan semakin sabar, karena budi pekerti yang mulia yang diajarkan.
namun, setahun kemudian, hubunganku dengan ibu Yoeni hampir merenggang, beliau yang tlah menganggapku seperti anaknya, telah jarang kutemui.
hal itu karena kebodohanku dan kebebalanku yang masih terkungkung (terpenjara) dogma.
merasa apa yang tlah kudapat dalam ajaran agamaku adalah yang paling benar, sehingga tekanan dari dalam komunitas, membuatku menjaga jarak dengan agama Baha'i.
ibu Yoeni masih sering meneleponku, dan aku sering menghindar. Beliau masih sering mengajak bertemu, hingga akhirnya suatu saat, setelah hampir setahun aku menghindar, suatu saat aku tidah dapat menahan kerinduanku, aku pun datang mampir bertemu dan ngobrol.
Beliau tetap ramah seperti biasanya, dan berjanji akan mengajakku berkumpul dengan komunitas Baha'i lainnya di bulan September 2011 nanti, sepulang beliau dari India.
namun tiba-tba saja, pertengahan Oktober 2011, beliau sakit perut dan setelah dibawa ke dokter, ternyata ada tumor dalam perutnya, dan harus operasi.
aku tidak tahu samasekali, hanya pernah menelepon beliau dan merasakan keanehan karena suara beliau yang biasanya tergesa-gesa dan tegas, tiba-tiba saja lemah.
aku menanyakan apakah keadaan beliau baik-baik saja, beliau mengatakan hanya sedikit lelah setelah perjalanan panjang ke negara Inggris dan Canada.
Desember 02, 2011, siang hari aku menerima kabar kalo ibu Yoeni dalam keadaan lemah, dan akan segera diberangkatkan ke Singapore, anaknya Asta memintaku untuk datang menjenguk beliau, dan secepat kilat, saat lunch time, kusempatkan diri menuju ke rumah ibu Yoeni.
kutemui beliau yang dalam keadaan lemah, kupeluk dengan perih, melihat kondisi beliau yang tidak seperti biasanya.
aku mengajak beliau ngobrol yang ringan-ringan saja, tanpa ada pemikiran atau firasat apapun.
kupijat lembut kakinya, dan kulihat beliau hanya terbaring lemah di tempat tidur.
ternyata, itulah pertemuan terakhirku dengan ibu Yoeni.
sore harinya, beliau diberangkatkan ke Singapore, dan ternyata memang itulah keinginan beliau, ingin menghabiskan sisa waktunya di sana.
Tanggal 17 Desember 2011, aku sempat menelpon anaknya ibu Yoeni di Singapore, dan kurasakan hal yang tidak biasanya, kata Asta, mamanya baik-baik saja dan ingin meninggal dan dimakamkan di Singapore. Ternyata, semua anak-anaknya telah mengetahui jika kesehatan ibu Yoeni yang terus menurun, tidak lagi memungkinkan beliau bertahan lebih lama.
Dan entah tanggal berapa persisnya ibu Yoeni meninggal, hanya dikatakan 3 minggu yang lalu per tanggal hari ini, saat tadi siang kutelepon.
aku masih belum bisa mempercayai apa yang disampaikan Asta, apakah ini hanya lelucon ?
akhirnya, pagi ini, aku mencari tau lewat situs pertemanan, ada anak ibu Yoeni yang kutahu nama lengkapnya, akhirnya kutemukan nama kak Yana dan kuminta menjdi temanku di FB.
di beranda kak Yana, pada tgl 19 Desemebr 2011, kubaca salah satu komentar, bahwa memang benar ibu Yoeni telah meninggal dunia.
aku pun pasrah akan kuasa Tuhan semesta alam..
dalam 2 bulan berturut-turut, orang-orang yang kusayangi pergi meninggalkanku, 01 Oct 2011 yang lalu, pamanku yang tertua, Hendra K, meninggal akibat kanker paru-paru, 2 hari kemudian 03 Oct 2011, kakak iparku yang seorang guru matematika, Gunawan S, meninggal dunia secara tiba-tiba dalam keadaan tidur, meninggalkan kami tanpa pesan apapun, dan saat firasatku mengatakan bahwa ada lagi orang yang kusayangi akan pergi, ternyata adalah ibu Yoeni Tanurahardja, yang telah mengajarkanku kesederhanaan dan budi pekerti luhur yang luarbiasa.
setelah menuliskan semua ini, rasa sakitku berkurang, karena aku ingin mengabadikan sedikit kenangan dalam tulisan ini..
selamat jalan ibu Yoeni Tanurahardja..
perjuanganmu yang luarbiasa sebagai seorang guru piano sejak muda hingga menutup mata di usia 75 tahun, telah mengantarkan anak-anakmu berhasil semua.
aku bahagia bisa pernah mengenal seorang ibu Yoeni Tanrahardja..
salam pelangi nusantara..
,, (*_*) ,,
kurasakan hatiku sakit, pikiranku melayang..
ya,, aku belum bisa menerima kenyataan ini..
ah..makin sakit kurasakan,, perutku melilit..
apa yang sebenarnya tlah terjdi, pembacaku terkasih?
aku baru saja kehilangan seorang ibu angkat, Yoeni Tanurahardja
kepergian beliau yang mendadak, tanpa kusadari..
aku kenal ibu Yoeni sejak tahun 2006, waktu itu ibu sering mampir ke toko tempatku bekerja.
beliau sangat unik di mataku, selalu tergesa-gesa, hanya mampir beberapa saat, kemudian pergi.
setahun kemudian, aku pindah kerja, dan bertemu kembali dengan ibu Yoeni di toko yang lain.
demikianlah, selalu kuperhatikan kalo ibu ini selalu tergesa-gesa.
hingga pertengahan tahun 2010, saat beliau datang ke toko kami, dengan temannya, di saat itu temannya bernama Ibu Asrin, seorang dokter, menyapaku hangat, beliau menawarkan pertemanan lewat diskusi suatu saat nanti.
aku menyanggupinya, karena memang aku miskin ilmu, sehingga banyak sekali yang ingin kupelajari, terutama dari mereka-mereka yang sudah berusia lanjut dan kaya pengalaman hidup.
kupenuhi tawaran pertemuan itu dengan datang mengunjungi ibu Yoeni, yang rumahnya tidak jauh dari tempatku bekerja.
pada hari itu jugalah aku diperkenalkan dengan agama Baha'i.
luarbiasa,,, hanya itu yang kurasakan.
perlahan-lahan kupelajari buku yang diberikan ibu, yang secara garis besar mengajarkan tentang budi pekerti dan akhlak.
selama dua bulan, aku tekun mempelajari agama Baha'i, dengan dibimbing ibu Yoeni, hingga suatu siang, aku meneteskan airmata saat membaca salah satu halaman, aku tak kuasa merasakan kedamaian dan keindahan kalimat-kalimat yang ditulis Sang Bab.
perlahan-lahan, semua itu merubah kehidupanku, aku semakin damai, semakin dewasa dalam berpikir, dan semakin sabar, karena budi pekerti yang mulia yang diajarkan.
namun, setahun kemudian, hubunganku dengan ibu Yoeni hampir merenggang, beliau yang tlah menganggapku seperti anaknya, telah jarang kutemui.
hal itu karena kebodohanku dan kebebalanku yang masih terkungkung (terpenjara) dogma.
merasa apa yang tlah kudapat dalam ajaran agamaku adalah yang paling benar, sehingga tekanan dari dalam komunitas, membuatku menjaga jarak dengan agama Baha'i.
ibu Yoeni masih sering meneleponku, dan aku sering menghindar. Beliau masih sering mengajak bertemu, hingga akhirnya suatu saat, setelah hampir setahun aku menghindar, suatu saat aku tidah dapat menahan kerinduanku, aku pun datang mampir bertemu dan ngobrol.
Beliau tetap ramah seperti biasanya, dan berjanji akan mengajakku berkumpul dengan komunitas Baha'i lainnya di bulan September 2011 nanti, sepulang beliau dari India.
namun tiba-tba saja, pertengahan Oktober 2011, beliau sakit perut dan setelah dibawa ke dokter, ternyata ada tumor dalam perutnya, dan harus operasi.
aku tidak tahu samasekali, hanya pernah menelepon beliau dan merasakan keanehan karena suara beliau yang biasanya tergesa-gesa dan tegas, tiba-tiba saja lemah.
aku menanyakan apakah keadaan beliau baik-baik saja, beliau mengatakan hanya sedikit lelah setelah perjalanan panjang ke negara Inggris dan Canada.
Desember 02, 2011, siang hari aku menerima kabar kalo ibu Yoeni dalam keadaan lemah, dan akan segera diberangkatkan ke Singapore, anaknya Asta memintaku untuk datang menjenguk beliau, dan secepat kilat, saat lunch time, kusempatkan diri menuju ke rumah ibu Yoeni.
kutemui beliau yang dalam keadaan lemah, kupeluk dengan perih, melihat kondisi beliau yang tidak seperti biasanya.
aku mengajak beliau ngobrol yang ringan-ringan saja, tanpa ada pemikiran atau firasat apapun.
kupijat lembut kakinya, dan kulihat beliau hanya terbaring lemah di tempat tidur.
ternyata, itulah pertemuan terakhirku dengan ibu Yoeni.
sore harinya, beliau diberangkatkan ke Singapore, dan ternyata memang itulah keinginan beliau, ingin menghabiskan sisa waktunya di sana.
Tanggal 17 Desember 2011, aku sempat menelpon anaknya ibu Yoeni di Singapore, dan kurasakan hal yang tidak biasanya, kata Asta, mamanya baik-baik saja dan ingin meninggal dan dimakamkan di Singapore. Ternyata, semua anak-anaknya telah mengetahui jika kesehatan ibu Yoeni yang terus menurun, tidak lagi memungkinkan beliau bertahan lebih lama.
Dan entah tanggal berapa persisnya ibu Yoeni meninggal, hanya dikatakan 3 minggu yang lalu per tanggal hari ini, saat tadi siang kutelepon.
aku masih belum bisa mempercayai apa yang disampaikan Asta, apakah ini hanya lelucon ?
akhirnya, pagi ini, aku mencari tau lewat situs pertemanan, ada anak ibu Yoeni yang kutahu nama lengkapnya, akhirnya kutemukan nama kak Yana dan kuminta menjdi temanku di FB.
di beranda kak Yana, pada tgl 19 Desemebr 2011, kubaca salah satu komentar, bahwa memang benar ibu Yoeni telah meninggal dunia.
aku pun pasrah akan kuasa Tuhan semesta alam..
dalam 2 bulan berturut-turut, orang-orang yang kusayangi pergi meninggalkanku, 01 Oct 2011 yang lalu, pamanku yang tertua, Hendra K, meninggal akibat kanker paru-paru, 2 hari kemudian 03 Oct 2011, kakak iparku yang seorang guru matematika, Gunawan S, meninggal dunia secara tiba-tiba dalam keadaan tidur, meninggalkan kami tanpa pesan apapun, dan saat firasatku mengatakan bahwa ada lagi orang yang kusayangi akan pergi, ternyata adalah ibu Yoeni Tanurahardja, yang telah mengajarkanku kesederhanaan dan budi pekerti luhur yang luarbiasa.
setelah menuliskan semua ini, rasa sakitku berkurang, karena aku ingin mengabadikan sedikit kenangan dalam tulisan ini..
selamat jalan ibu Yoeni Tanurahardja..
perjuanganmu yang luarbiasa sebagai seorang guru piano sejak muda hingga menutup mata di usia 75 tahun, telah mengantarkan anak-anakmu berhasil semua.
aku bahagia bisa pernah mengenal seorang ibu Yoeni Tanrahardja..
salam pelangi nusantara..
,, (*_*) ,,
Langganan:
Komentar (Atom)